Mati Syahid Berdasarkan 4 Mazhab

Mati merupakan hal yang masuk akal bagi semua mahluk hidup , karna setiap yang bernyawa atau memiliki kehidupan niscaya mengalami mati .mati yang akan dibahas yaitu mati dalam ruang lingkup manusia, yang kita sebut dengan mati syahid .tentu sudah umum dan dipelajari dibangku kursi sekolah khususnya  pondok pesantren ihwal mati syahid , mati syahid dibagi menjadi 3(tiga) perincian yaitu:
1.      Syahid dunia akhirat
2.      Syahid akhirat
3.      Syahid dunia 

Mati merupakan hal yang masuk akal bagi semua mahluk hidup  MATI SYAHID MENURUT  4 MAZHAB
ilustrasi mati syahid

o   Syahid Dunia Akhirat
Seluruh ulama’ masih belum setuju mengenai definisi atau kriteria mayit yang tergolong mati syahid dunia ataupun alam abadi , namun dan konsekwensi hukumnya ulama’ mazhab empat yang kita jadikan rujukan dari segi fikih maupun tauhid setuju bahwa mayit yang meninggal dunia dalam keadaan mati syahid dunia alam abadi itu memiliki beberapa ketentuan
1.      Tidak boleh dimandikan
2.      Tidak boleh disholatkan
3.      Dikafani dengan pakaian yang dikenakan ketika orang itu meninggal
4.      Dikubur dalam keadaan menggunakan sesuatu yang dikenakan ketika meninggal
·         Versi  Mazhab Hanafi:
Syahid dunia alam abadi ialah orang yang dibunuh dengan secara dzalim (tidak salah)
Atau dalam segi apapun baik melanggar dalam peraturan negara atau ihwal agama dan ada ketentuan orang itu dapat dikatakan mati syahid dunia alam abadi yaitu:
1.      Islam
2.      Baligh
3.      Berakal
4.      Suci dari hadats besar
5.      Langsung mati dan matinya tidak dipindah dari kawasan kejadian
jika kelima ketentuan tersebut tidak terpenuhi maka harus diberlakukan sebagaimana mayit yang  bukan mati syahid.
·         Versi Imam Maliki
Syahid dunia alam abadi ialah orang yang meninggal alasannya dibunuh orang kafir atau berperang melawan orang kafir demi membela agama allah.
·         Versi Imam Syafi’i Dan Imam Hambali
Syahid dunia alam abadi ialah orang yang meninggal dimedan perang melawan orang kafir dengan tujuan menegakkan agama allah. Konsekwnsi aturan syahid dunia alam abadi berlaku bagi laki laki maupun wanita baik yang junub ataupun orang yang berhadats besar atau kecil.
o   Syahid Dunia
Syahid dunia hampir sama dengan syahid dunia alam abadi namun dibedakan dari unsur keikhlasan , syahid dunia  adalah orang yang meninggal dimedan perang dengan tujuan biar memperoleh ghanimah (harta jarahan) atau biar dipuji orang banyak sedangkan konsekwensi hukumnya ada 4 ketika orang itu syahid dunia :
1.      Tidak boleh dimandikan
2.      Tidak boleh disholati
3.      Dikafani dengan pakaian yang dikenakan ketika perang
4.      Dikubur dalam keadaan menggunakan sesuatu yang dikenakan ketika meninggal dunia
o   Syahid akhirat
Syahid alam abadi ialah orang yang meninggal alasannya kecelakaan, semisal karna karam , terbakat dalam status muta’allim (saat enuntut ilmu syara’) dan lain sebagainya. Konsekwensi hukumnya ada 4 dalam menanggulangi orang yang mati syahid akhirat.
1.      Tetap dimandikan
2.      Dikafani sebagaimana mayit pada umumnya
3.      Tetap disholati
4.      Dikubur sebaimana orang yang mati biasa bukan syahid.
Konsekwensi syahid alam abadi sama dengan orang yang mneinggal biasa alasannya fikih hanya menghukumi hal yang dzabir (tampak) saja , sedangkan problem alam abadi merupakan hak perogratif allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *