Amalan Dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’Ban Kajian Islam

Amalan Dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’Ban  Kajian Islam

ban yaitu Ramadan yang terletak sebelum Bulan Suci Ramadhan Amalan Dan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban  Kajian Islam

Bulan Sya’ban yaitu Ramadan yang terletak sebelum Bulan Suci Ramadhan. Di antara keistimewaannya, bulan tersebut yaitu waktu dinaikannya amal seseorang.
Malam Nisfu Sya’ban (malam 15 Sya’ban) yaitu malam mulia berdasarkan sebagian kalangan. Sehingga merekapun menghususkan amalan-amalan tertentu pada bulan tersebut. Di dalam bulan Sya’ban sendiri, anda mungkin mengenal dekat sebutan malam yang disebut “Nisfu Sya’ban”. Ya, nisfu yang artinya yaitu tengah, jadi malam Nisfu Sya’ban dalam bahasa berarti malam pertengahan Bulan Sya’ban. Ini yaitu malam istimewa selain malam Lailatul Qodar, malam dimana Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya.
malam nisfu sya’ban
Salah Satu Amalan Yang Sunnah di Lakukan Pada Malam Nisfu Sya’ban :
Sekecil apapun nilai ibadah dan amal baik yang Anda lakukan, tetapi sangatlah besar nilainya dihadapan Allah SWT jikalau Anda melakukannya secara iklas hanya untuk Allah SWT, tak peduli kapan pun dimana pun Anda berada. Untuk itu sebagai rasa syukur kepada Allah SWT dalam memperingati malam Nisfu Sya’ban, Anda sanggup melaksanakan ibadah dan amalan baik apapun yang Anda mau, asalkan Anda sanggup benar-benar melaksanakan amalan itu dengan niatan sebagai wujud syukur, mengharap Rahmat-Nya, serta benar-benar Lillahi ta’ala.
1. Membaca Surat Yasin Sebanyak 3 Kali
Waktu di bacakannya surat Yasin terdapat  keterangan dari Kitab Asna’ al-Mathalib, 234, berbunyi :
وَأَمَّا قِرَاءَةُ سَوْرَةَ يس لَيْلَتَهَا بَعْدَ اْلمغْرِبِ وَالدُّعَاءِ اْلمشْهُوْرِ فَمِنْ تَرْتِيْبِ بَعْضِ اَهْلِ الصّلَاحِ مِنْ عِنْدِ نَفْسِهِ قِيْلَ هُوَ اْلبُوْنِ وَلَابَأْسَ بِمِثْلِ ذَالِكَ
Artinya : “Membaca surat Yasin di malam Nisfu Sya’ban sesudah magrib yaitu hasil ijtihad sebagian dari ulama yang soleh, dia salah satunya yaitu Syeikh Al Buni, dal hal tersebut bukanlah perbuatan yang buruk”. (Kitab Asna al-Mathalib,234)
Ini yaitu amalan yang banyak dilakukan di pondok pesantren, perkampungan, dan beberapa majlis ta’lim. Biasanya dilakukan secara berjamaah di masjid atau musolla dan di pimpin oleh ustad atau kyai. Apabila Anda tidak ada waktu untuk membacanya secara berjamaah, Anda sanggup membacanya sendiri di rumah.
Dan perlu di ketahui juga saat pembacaan surat Yasin pertama niatnya yaitu supaya Anda senantiasa di berikan umur yang panjang dan berkah dan meningkatkan ketaatan kita kepada Allah SWT. Pembacaan Yasin yang kedua Anda niatkan supaya Allah SWT mengampuni dosa-dosa kita, baik dosa masa kemudian maupun dosa masa yang akan datang, baik dosa kecil maupun dosa besar. Pembacaan Yasin yang ketiga Anda niatkan supaya keluarga Anda senantiasa di beri kesehatan lahir maupun batin serta dilapangkan rizkinya.
2. Perbanyak Qiyamul Lail
   Qiyamul Lail artinya melaksanakan ibadah di tengah malam di mana semua orang terlelap tidur, melaksanakan solat malam dan membaca wirid-wirid. Nah, terkait malam nisfu sya’ban, lakukanlah qiyamul lail dengan niat dan rasa syukur kepada Allah SWT.
3. Perbanyak Membaca Istigfar
  Akuilah bahwa kita yaitu hamba Allah yang tidak lepas dari yang namanya dosa  dimanapun dan kapanpun. Dan atas dasar syukur dan hormat pada malam yang mulia ini mohonlah ampun kepada Allah SWT. Dan yakinlah bahwa Allah mengampuni dosa-dosa kita sebesar atau sebanyak apapun kita berdosa dengan syarat kita tidak mengulanginya kembali.
4. Bersedakah
   Apabila Anda tidak sempat melaksanakan 3 amalan diatas mungkin alasannya yaitu sibuk bekerja dan merasa lelah simpulan pulang, maka sisihkanlah sedikit harta Anda untuk malam Nisfu Sya’ban, bersedekahlah kepada orang yang membutuhkan dengan iklas dan rasa syukur kepada Allah SWT.
5. Berpuasa  
Apabila Anda memilki waktu luang untuk niat berpuasa maka lakukanlah hal tersebut dengan mengharap rahmat dan ampunan dari Allah. Adapun hadist yang meriwayatkan wacana kesunnahan untuk berpuasa :
عن علي بن ابي طالب قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : ” إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النِصْفِ مِنْ شَعْبَان فَقُوْمُوْا لَيْلَتَهَا , وَصُوْمُوْا يَوْمَهَا , فَإِنَّ الله تعالى يَقُوْل : أَلَامِنْ مُسْتَغْفِر فَأَغْفَرَلَهُ , أَلَا مِنْ مُسْتَرْزِقٍ فَأَرْزُقَهُ , أَلَا مِنْ سَاِئلٍ فَأُعْتِيَهُ , أَلَا كَذَا أَلَا كَذَا حَتَّى يَطْلُعَ اْلفَجْر ” رواه البيهقي في شعب الإيمان
Artinya : “Dari sobat Ali bin Abi Thalib berkata :”Bersabda Rasulullah SAW :”Apabila tiba malam Nisfu Sya’ban maka dirikanlah malam itu, dan berpuasalah pada hari itu, maka sebenarnya Allah berfirman didalam hadits kutsinya: ”Adakah dari kalian yang meminta ampunan kepada ku, maka saya akan mengampuninya, adakah dari kalian yang meminta rizki kepada ku maka saya akan memperlihatkan rizki kepadanya, adakah dari kalian yang meminta kepada ku maka saya akan memberinya, bukankah begitu hingga fajar datang”.

Sholat Hajat Jodoh Dan Rezeki

Sholat Hajat Jodoh Dan Rezeki

Sholat Hajat Adalah Amalan Sholat Sunnah Dua Rakaat Yang Biasanya Dilaksanakan Saat Seseorang Sedang Di Hadapkan Dengan Suatu Kebutuhan Yang Mendesak Dan Sifatnya Tidak Keluar Dari Ketentuan Agama Islam. Artinya Apa Yang Sedang Diinginkan Bukanlah Sesuatu Yang Memang Dilarang Di Dalam Syariat Islam Contohnya Yaitu Kelancaran Untuk Merampok Dan Lain Sebagainya.
 Adalah Amalan Sholat Sunnah Dua Rakaat Yang Biasanya Dilaksanakan Saat Seseorang Sedang D Sholat Hajat Jodoh Dan Rezeki
ilusi sholat hajat rejeki

Barang Siapa Yang Apabila Menginginkan Sesuatu Yang Ingin Cepat Tercapai Maka Dengan Melaksanakan Sholat Hajat Akan Dipermudah Untuk Terkabul, Karena Amalan Ini Merupakan Amalan Pribadi Yang Diperintahkan Dalam Agama Yang Mustahil Untuk Ada Sebuah Keraguan Di Dalamnya.

Salah Satu Di Antara Permasalahan Yang Sering Menciptakan Perasaan Gelisah Adalah Saat Orang Tersebut Hadapkan Dengan Sebuah Impian Mendesak Dan Terhambat Untuk Mencapainya, Baik Itu Berupa Jodoh Maupun Rezeki, Dan Kebingungan Seperti Inilah Yang Banyak Menciptakan Seseorang Lupa Bahkan Tidak Sadarkan Diri Terhadap Apa Yang Mereka Sedang Kerjakan.

Terdapat Dua Keuntungan Yang Sangat Besar Bagi Setiap Orang Yang Dapat Mengerjakan Sholat Hajat, Yang Pertama Orang Tersebut Akan Mendapat Pahala Karena Telah Melakukan Ibadah Sunnah, Dan Yang Kedua Niscaya Akan Di Mudahkan Untuk Terkabul-Nya Kebutuhan Apa Yang Dimintanya.

Baca Juga : Sholat Dhuha Berapa Rakaat

Untuk Melaksanakan Sholat Hajat Ini Anda Bisa Mengerjakannya Di Waktu Malam Pertengahan Yaitu Sekitar Pukul 1 Dini Hari Hingga Menjelang Waktu Shubuh. Tata Cara Mengerjakannya Juga Sama Dengan Cara Melakukan Sholat Sunnah Pada Umumnya.

Adapun Jika Selesai Mengerjakan Sholat Hajat Ini Terdapat Amalan Sunnah Yang Bisa Dikerjakan Yaitu Dengan Membaca Dzikir Sholat, Kemudian Dilanjutkan Dengan Beberapa Amalan Do’a Sebagai Berikut.

Laa Ilaha Illallohul Haliimul Kariim Subhaanalloh Robbil ‘Arsyil ‘Azhiim. Alhamdu Lillaahi Robbil‘Aalamiin. As`Aluka Muujibaari Rohmatika Wa‘Azaaima Maghfirotika Walghoniimata Mingkulli Birri Wassalaamata Mingkulli Itsmin Laa Tada’lii Dzamban Illa Ghofartahu Walaahamman Illaa Farojtahu Walaahaajatan Hiyalaka Ridhon Illa Qodhoitahaa Yaa Arhamarroohimiin.

Kemudian Dilanjutkan Dengan Bacaan Do’a Yang Termuat Pada Al Qur’an Surah Yasin Ayat 36 Yang Bunyinya Sebagi Berikut.
“Subhaanalladzi Khalaqalazwaaja Kullahaamimmaa Tummbitul Ardu Wamin Anfusihim Wa Mimmaa Laaya’lamuun”
Wallahu A’lam

Baca Juga : Keajaiban Sholat Hajat Jodoh

Sholat Dhuha Berapa Rakaat

Sholat Dhuha Berapa Rakaat

Shalat Dhuha Merupakan Shalat Sunnah Yang Dikerjakan Oleh Orang Islam Di Waktu Saat Ketika Matahari Pada Posisi Sedang Naik, Kurang Lebihnya Yaitu Antara Tujuh Hasta Sejak Terbitnya Matahari Hingga Sampai Pada Waktu Menjelang Shalat Dzuhur.
Shalat Dhuha Merupakan Shalat Sunnah Yang Dikerjakan Oleh Orang Islam Di Waktu Saat Ketika Sholat Dhuha Berapa Rakaat
ilustrasi sholat dhuha
Tata Cara Untuk Mengerjakan Shalat Dhuha Yaitu Dengan Dua Rakaat Salam Dua Rakaat Salam. Adapun Mengenai Jumlah Minimal Yang Harus Di Kerjakan Oleh Seorang Muslim Adalah Dua Rakaat Dan Cara Mengerjakannya Yaitu Sama Dengan Sholat Sunah Pada Umumnya.

Namun Terjadi Pula Beberapa Perbedaan Pendapat Tentang Jumlah Maksimal Rakaat Dari Shalat Dhuha Yang Bisa Dikerjakan. Beberapa Pendapat Dari Ulama Maliki Dan Hambali Bahwa Untuk Jumlah Maksimal Rakaat Shalat Dhuha Yaitu Delapan Rakaat.

Hal Tersebut Karena Berdasarkan Dari Riwayat Ummu Hani’ Bahwa Rasullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Yang Pernah Memasuki Rumahnya Kemudian Beliau Melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Shalat Dhuha Delapan Raka’at”
Berbeda Lagi Dengan Pendapat Dari Ulama Maliki Juga Menegaskan Bahwa “Makruh” Jika Shalat Dhuha Dikerjakan Lebih Dari Delapan Rakaat Apabila Seseorang Meniatkan Shalat Dhuha Tersebut Bukan Sebagai Niat Sunnah Mutlak. Mereka Juga Berpendapat Bahwa Yang Paling Moderat Untuk Shalat Dhuha Yaitu Sebanyak Enam Rakaat.

Baca Juga: Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunnah

Sementara Itu, Kedua Ulama Hanafi Dan Ulama Syafi’i Menggunakan Pendapat Yang Sifatnya Marjuh (Yang Tidak Kuat) Demikian Pula Dengan Ulama Ahmad Yang Menggunakan Pendapat Bahwa Maksimal Dari Shalat Dhuha Yakni Dua Belas Rakaat.

Hal Tersebut Dengan Jelas Disampaikan Oleh Imam Tirmidzi Dan Sebuah Nasa’i Yang Sesuai  Sanadnya Bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Bersabda, ‘ Bahwa Barangsiapa Yang Mengerjakan Shalat Dhuha Sebanyak Dua Belas Rakaat, Maka Allah Akan Membangunkan Baginya Sebuah Istana Yang Terbuat Dari Emas Di Surga.’

Jadi Kesimpulannya Adalah Anda Bisa Mengerjakan Sholat Dhuha Mulai Dari Sua Rakaat, Dan Untuk Jumlah Maksimalnya Anda Bisa Menerapkan Sesuai Dengan Beberapa Pendapat Imam Diatas Yang Mulai Dari Empat Rakaat, Enam Rakaat Dan Seterusnya.

Banyaknya Jumlah Rakaat Yang Pastinya Bisa Disesuaikan Dengan Waktu Kondisi Anda. Namun Dengan Catatan Jumlah Rakaat Yang Dikerjakan Adalah Genap Dan Dilakukan Dengan Dua Rakaat Salam.

Baca Juga : Doa Mustajab Sholat Dhuha

Keajaiban Sholat Hajat Jodoh

Keajaiban Sholat Hajat Jodoh

Salah Satu Cara Menjemput Jodoh Yang Tidak Kunjung Datang Yaitu Dengan Mendekatkan Diri Pada Sang Pemilik Hati Yaitu Allah Swt. Allah Adalah Dzat Maha Besar Yang Bisa Membolak Balikkan Hati Manusia.

Yang Tidak Kunjung Datang Yaitu Dengan Mendekatkan Diri Pada Sang Pemilik Hati Yaitu Allah Keajaiban Sholat Hajat Jodoh
ilusi keajaiban sholat hajat
Hanya Kepada Allah Swt Yang Bisa Kita Memberi Pertolongan, Termasuk Pula Dengan Urusan Jodoh. Jodoh Merupakan Rahasia Dari Allah Swt Yang Sudah Ditetapkan. Akan Tetapi Seorang Manusia Juga Harus Berusaha Untuk Bisa Mendapatkannya. Bukan Malah Diam Saja Menanti Datangnya Jodoh Dari Langit Tanpa Adanya Usaha.

Salah Satu Cara Yang Bisa Seseorang Lakukan Untuk Mendapatkan Jodoh Adalah Dengan Melaksanakan Sholat Hajat Jodoh. Bagi Anda Yang Diyakini Merasa Belum Dapat Jodoh Atau Sulit Untuk Mendapatkan Pasangan Yang Tepat Atau Anda Yang Ingin Segera Menikah.

Baca Juga: Doa Sholat Hajat Versi

Maka Anda Bisa Mengamalkan Salah Satu Sholat Hajat Ini. Sholat Hajat Adalah Sholat Sunnah Yang Dikerjakan Pada Malam Hari Sebanyak Dua Rakaat Salam, Tepatnya Sebelum Anda Beranjak Tidur.

Yang Menjadi Pertanyaan Apakah Benar Kejaiban Sholat Hajat Dapat Cepat Untuk Mendapatkan Jodoh ?. Sebenarnya Ada Hal Yang Lebih Dari Itu, Adapun Beberapa Kelebihan Sholat Sunnah Yang Satu Ini Adalah Bisa Menguatkan Hati, Bahwasanya Segala Hal Yang Anda Inginkan Terutama Dalam Urusan Duniawi Pasti Akan Bisa Dicapai.

Pada Dasarnya Allah Tidak Akan Langsung Membantu Hamba-Nya Secara Langsung, Melainkan Dengan Lebih Menguatkan Keyakinan Diri Yang Telah Dilimpahkan-Nya Dalam Tubuh Dan Untuk Itulah Maka Anda Harus Terus Rajin Ibadah Dan Memperbanyak Do’a Kepada Allah Swt.

Sebagai Seorang Muslim Sebaiknya Jangan Pernah Ragu Kepada Allah Swt Dan Terus Berusaha Dengan Beribadah Maupun Berdo’a Dan Salah Satu Usahanya Dengan Mengerjakan Sholat Hajat Menjelang Tidur Malam Agar Senantiasa Dapat Di Mudahkan Dalam Menghadapi Segala Ujian Kehidupan Di Dunia.


Manfaat Yang Akan Anda Dapatkan Jika Terus Membiasakan Sholat Hajat Memang Tidak Bisa Dipikirkan Dengan Logika Manusia, Akan Tetapi Pada Kenyataannya Sudah Banyak Terbukti Secara Nyata Tanpa Disangka Sangka.

Apalagi Jika Orang Tersebut Mengerjakan Ibadah Sholat Tersebut Dengan Tulus Dan Ikhlas Setiap Malam Maka Akan Lebih Diberkati Dibandingkan Dengan Orang Yang Hanya Mengisi Waktu Malamnya Dengan Tidur. Karena Tidak Ada Kesia-Siaan Di Dalam Ibadah, Itulah Janji Allah Untuk Kita.

Baca Juga: Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunnah

Doa Sholat Hajat Versi

Doa Sholat Hajat Versi

Setiap Manusia Pada Dasarnya Mempunyai Berbagai Macam Kebutuhan Entah Itu Kebutuhan Yang Kecil Maupun Besar Dan Kita Sebagai Umat Islam Yang Taat Maka Sangat Dianjurkan Untuk Terus Memohon Berdo’a Kepada Allah Swt.
Setiap Manusia Pada Dasarnya Mempunyai Berbagai Macam Kebutuhan Entah Itu Kebutuhan Yang K Doa Sholat Hajat Versi
doa sholat hajat
Tidak Hanya Dianjurkan Untuk Berdo’a Saja Akan Tetapi Juga Harus Melaksanakan Sholat Sunnah 2 Rakaat, Tujuannya Agar Dapat Dikabulkannya Do’a Tersebut Dan Sholat Tersebut Adalah Sholat Hajat.
Sholat Hajat Merupakan Sholat Sunnah Yang Dilaksanakan Oleh Seorang Muslim Atau Muslimah Dengan Tujuan Untuk Memohon Kepada Allah Swt Dalam Permintaan Suatu Kebutuhan Atau Keperluan Tertentu.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Hajat Lengkap Dengan Doanya

Beberapa Ulama Juga Ada Yang Menganjurkan Adanya Untuk Melaksanakan Shalat Hajat Yang Berdalil Dengan Hadits Dari ‘Utsman Bin Hunaif Adalah Sebagai Berikut.

Salah Seorang Buta Datang Menemui Nabi Muhammad Saw Kemudian Mengatakan, “Berdoalah Engkau Kepada Allah Swt Untukku Agar Dapat Menyembuhkan-Ku.”
Kemudian Rasullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Mengatakan Kepada Orang Buta Tersebut, “Apabila Engkau Mau, Maka Aku Akan Menundanya Untukmu (Di Akhirat) Dan Bahkan Itu Lebih Baik. Namun, Apabila Engkau Mau, Maka Aku Akan Mendo’akanmu.”

Orang Buta Itu Pun Lalu Mengatakan, “Do’akanlah.” Lalu Rasulluha Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Menyuruhnya Untuk Berwudhu Hingga Memperbagus Cara Wudhunya Serta Mengerjakan Shalat Dua Rakaat Lalu Berdoa, “Ya Allah, Sesungguhnya Aku Memohon Kepada-Mu Dan Menghadap Kepada-Mu Dengan Muhammad Rasulluha Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam.

Wahai Engkau Muhammad, Sesungguhnya Aku Menghadap Kepada Rabbku Bersama Denganmu Di Dalam Kebutuhanku Ini Agar Dapat Ditunaikan. Ya Allah, Terimalah Syafa’atnya Untukku.”
Hadist Riwayat Dari Ibnu Majah Nomor 1385 Dan Tirmidzi Nomor 3578. Dari Al-Hafizh Abu Thahir Yang Menjelaskan Bahwa Hadits Ini Adalah Shahih.

Adapun Do’a Yang Dianjurkan Untuk Dibaca, Untuk Bisa Mengamalkan Apa Yang Telah Disebutkan Dalam Hadits Di Atas, Yang Artinya Adalah Berikut.

Ya Allah, Sesungguhnya Aku Hamba-Mu Memohon Kepada-Mu Dan Menghadap Kepada-Mu Bersama Dengan Muhammad Nabiyyurrahmah. Wahai Muhammad, Sesungguhnya Aku Hamba-Mu Menghadap Kepada Rabb Pencipta-Ku Denganmu Dalam Setiap Kebutuhanku Ini Agar Dapat Ditunaikan. Ya Allah, Terimalah Syafa’at Ini Untukku.

Baca Juga : Cara Sholat Hajat Jodoh Lengkap Dengan Doa Dan Niatnya

Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunnah

Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunnah

Sholat Dhuha Merupakan Salah Satu Sholat Sunnah Yang Biasa Dikerjakan Oleh Seorang Muslim Ketika Memasuki Waktu Duha Dimana Waktu Di Saat Matahari Mulai Naik, Kurang Lebihnya Tujuh Hasta Sejak Terbitnya Metahari Atau Tepatnya 15 Menit Setelah Terbit Hingga Menjelang Waktu Dzhuhur.

 Merupakan Salah Satu Sholat Sunnah Yang Biasa Dikerjakan Oleh Seorang Muslim Ketika Memas Doa Sholat Dhuha Sesuai Sunnah
sholat dhuha

Jumlah Minimal Rakaat Yang Harus Dikerjakan Oleh Umat Islam Saat Menjalankan Sholat Duha 2 Rakaat Dan Maksimal Ada Beberapa Pendapat Yang Menggunakan 6 Rakaat, 8 Rakaat Dan 12 Rakaat, Dan Semua Rakaat Dilakukan Dalam Satuan Dua Rakaat Untuk Satu Kali Salam.


Perlu Diketahui Sebelumnya Bahwa Saat Melaksanakan Sholat Dhuha Tidak Ada Tuntunan Bacaan Khusus Yang Harus Dikerjakan. Bahkan Dalam Tata Cara Mengerjakan Sholat Dhuha Pada Dasarnya Sama Saja Dengan Tata Cara Mengerjakan Sholat-Sholat Sunnah Pada Umumnya.

BACA JUGA : Doa Mustajab Sholat Dhuha

Pertama Yaitu Dengan Berwudlu Secara Sempurna, Kemudian Berdiri Dengan Tegak Bagi Yang Mampu (Apabila Tidak Bisa Sambil Duduk Menyesuaikan Dengan Kondisi) Di Masjid Atau Tempat Yang Suci Dengan Menghadap Kiblat Kemudian Berniat Dalam Hati Layaknya Sholat Pada Umumnya.

Kemudian Dilanjutkan Dengan Membaca Do’a Iftitah, Disambung Dengan Do’a Al Fatihah Dan Dilanjutkan Dengan Bacaan Surat Alqur’an. Untuk Setiap Bacaan Suratan Al Qur’an Pada Hal Ini Tidak Ada Riwayat Yang Menjelaskan Untuk Membaca Surat Tertentu.

Jadi Anda Bisa Membaca Suratan Manapun Yang Memang Sudah Dikuasai Sesuai Dengan Hafalan Yang Baik Sesuai Dengan Tartil.

Setelah Selesai Membaca Bacaan Suratan Pendek, Seperti Layaknya Sholat Sunnah Lainnya Kemudian Melakukan Ruku Dengan Tuma’ninah, Lalu I’tidal Dengan Tuma’ninah, Dilanjutkan Dengan Sujud Dengan Tuma’ninah, Kemudian Duduk Di Antara Dua Sujud Dengan Tuma’ninah Hingga Rakaat Ke Dua.

Setelah Sholat Selesai Maka Anda Bisa Melanjutkannya Dengan Banyak Berdo’a Sesuai Dengan Apa Yang Sedang Kamu Inginkan, Mulai Dari Urusan Duniawi Maupun Akherat.

Perlu Diingat Kembali Bahwa Sebenarnya Tidak Ada Do’a Khusus Yang Diajarkan Oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Setelah Selesai Mengerjakan Sholat Dhuha. Sehingga Di Dalam Kitab-Kitab Fiqih Pun Para Ulama Juga Tidak Sama Sekali Mencantumkan Do’a Sholat Dhuha.
Wallahu A’lam

BACA JUGA : Bacaan Tasbih Sholat Dhuha

Doa Mustajab Sholat Dhuha

Doa Mustajab Sholat Dhuha

Sholat Dhuha Merupakan Amalan Atau Ibadah Yang Berupa Sholat Sunnah Dan Sangat Dianjurkan Untuk Bisa Dikerjakan. Sebab, Terdapat Beberapa Keutamaan Yang Sangat Baik Jika Bisa Mengerjakan Sholat Sunnah Ini.

Merupakan Amalan Atau Ibadah Yang Berupa Sholat Sunnah Dan Sangat Dianjurkan Untuk Bisa Di Doa Mustajab Sholat Dhuha
sholat dhuha

Ada Banyak Sekali Dalil Dalam Sebuah Hadits Yang Menunjukkan Keutamaan Dari Ibadah Sholat Dhuha Dan Salah Satunya Merupakan Untuk Memohon Ampunan Dari Dosa-Dosa Yang Diperbuatnya Maupun Untuk Memperlancar Rezekinya.


Sementara Itu, Untuk Tata Cara Mengerjakan Sholat Dhuha Adalah Sama Seperti Dengan Shalat Sunnah Pada Umumnya, Yaitu Shalat Sunnah Dikerjakan Dengan Dua Rakaat Satu Salam Dan Dapat Dikerjakan Paling Sedikit Adalah 2 Rakkat Hingga Yang Terbanyak Adalah 12 Rakaat, Sebagaimana Yang Di Sebutkan Dalam Kitab  I’anatut Tholibin Juz 1 Halaman 524.

Waktu Untuk Mengerjakan Sholat Dhuha Ini Adalah Pada Pagi Hingga Siang Hari, Tepatnya Adalah Dimulai Sejak Matahari Terbit Atau Naik Hingga Sampai Condong Ke Arah Barat. Tepatnya 15 Menit Setelah Matahari Terbit Dan 15 Menit Sebelum Sholat Dzuhur.


Setelah Selesai Melakukan Sholat Dhuha Maka Anda Bisa Langsung Berdzikir Dan Membaca Do’a Mustajab Sholat Dhuha Di Bawah Ini :

Allaahumma Innad Dhuhaa Adhuhaa Ika, Wal Bahaa A Bahaa Ika, Wal Jamaala Jamaaluka, Wal Quwwata Quwwatuka, Wal Qudrota Qudrotuka, Wal ‘Ishmata ‘Ishmatuka. Allaahumma Ingkaana Rizqiifis Samaa ‘I Faanzilhu, Wa Ingkaanafil Ardhi Faakhrijhu, Wa Ingkaana Mu’assiron Fayassirhu, Wa Ingkaana Harooman Fathohhirhu, Wa Ingkaana Ba’iidan Faqorribhu. Bihaqqi Dhuhaa Ika, Wabahaa Ika, Wajamaalika, Waquwwatika, Waqudrotika, Aatinii Maa Aataita ‘Ibaadakas Sholihiin.

Yang Artinya : Ya Allah, Sesungguhnya Waktu Dhuha Adalah Dhuha-Mu, Keagungan Adalah Keagungan-Mu, Kebagusan Adalah Kebagusan-Mu, Kekuatan Adalah Kekuatan-Mu, Kekuasaan Adalah Kekuasaan-Mu, Penjagaan Adalah Penjagaan-Mu.

Ya Allah, Apabila Rizki Kamu Di Atas Langit Maka Turunkanlah, Bila Dalam Bumi Keluarkannya, Bila Sukar, Mudahkan Lah, Bila Haram, Sucikanlah, Bila Jauh, Dekatkanlah, Dengan Haq Waktu Dhuha, Berikan Kepada Kami Apa-Apa Yang Telah Engkau Berikan Kepada Hamba-Mu Yang Shoolih-Sholih.

Demikianlah Bacaan Do’a Mustajab Sholat Dhuha Yang Dapat Diuraikan, Semoga Bermanfaat Untuk Untuk Kita Semua. Waallahu A’lam

Bacaan Tasbih Sholat Dhuha

Bacaan Tasbih Sholat Dhuha

Shalat Dhuha Merupakan Salah Satu Shalat Sunnah Yang Sangat spesial Karena Mempunyai Banyak Manfaat Maupun Keutamaan Apabila Seorang Muslim Mengerjakan Shalat Ini Secara Rutin. Adapun Shalat Ini Juga Dikenal Sebagai Shalat Sunnah Untuk Memohon Rezeki Kepada Allah Swt.

Merupakan Salah Satu Shalat Sunnah Yang Sangat spesial Karena Mempunyai Banyak Manfaat Ma Bacaan Tasbih Sholat Dhuha
ilusi bacaan dan sholat dhuha
Sebenarnya Tidak Terdapat Hadits Dari Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Yang Sifatnya Shahih Dan Sharih (Tegas) Mengenai Do’a Bacaan Tasbih Sholat Dhuha. Adapun Sebuah Hadits Yang Diriwayatkan Oleh Aisyah Radhiallahu’anha:

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Pernah Melaksanakan Shalat Dhuha, Kemudian Beliau Membaca Doa Sebagai Berikut :
“Allaahummagh Firlii Wa Tub ‘Alayya, Innaka Antat Tawwaabur Rahiim”
Yang Artinya : Ya Allah, Ampunilah Dosaku, Dan Terimalah Taubatku, Sungguh Engkau Adalah Maha Penerima Taubat Lagi Maha Penyayang.

Baca Juga : Begitu Istimewanya Sholat Dhuha

Beliau Mengucapkan Do’a Ini Sebanyak 100 Kali, Riwayat Dari Hr. Al Bukhari Yang Termuat Dalam Kitab Al Adabul Mufrad Nomor. 219, Dishahihkan Oleh Al Albani Dalam Shahih Al Adabul Mufrad.

Adapun Yang Rajih (Benar) Atau Do’a Yang Biasa Digunakan Setelah Shalat Secara Umum, Bukan Hanya Digunakan Saat Shalat Dhuha Saja. Yang Diriwayatkan Oleh Seorang Laki-Laki Dari Kaum Anshar Yang Mengatakan Bahwa Pernah Mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam Setelah Shalat Dan Beliau Berdo’a :
“Allaahummagh Firlii Wa Tub ‘Alayya, Innaka Antat Tawwaabur Rahiim” (Dibaca Hingga 100 Kali)

Dari Hr. Ahmad, Ibnu Abi Syaibah Yang Termuat Dalam Musnad Ibnu Fudhail, Dan Dishahihkan Oleh Syu’aib Al Arnauth Dalam Takhrij Musnad Ahmad Nomor. 23150.

Namun, Jika Ada Seseorang Yang Mengamalkan Do’a Ini Setelah Melaksanakan Shalat Dhuha Pun Tidak Apa. Selama Orang Tersebut Tidak Berkeyakinan Bahwa Do’a Ini Merupakan Do’a Khusus Yang Harus Dikerjakan Setelah Melaksanakan Shalat Dhuha.


Maka Yang Harus Setiap Orang Islam Ketahui Dan Diperhatikan Adalah Dengan Memahami Akan Prinsip Etika Dalam Cara Beribadah Bahwa Setiap Perbuatan Ibadah Dalam Agama Islam Sifatnya Tauqifiyah, Yang Artinya Ibadah Harus Menggunakan Dalil.

Karena Semua Hukum Asal Ibadah Adalah Haram Kecuali Jika Tata Cara Ibadah Tersebut Ada Dalilnya. Apapun Bentuk Cara Ibadah Tersebut Dan Siapa Pun Yang Mengajarkannya Merupakan Satu Harga Mati Dan Semua Harus Berlandaskan Berdalil Yang Benar. Jika Tidak, Maka Ibadah Tersebut Akan Diharamkan Meskipun Kelihatannya Adalah Seperti Ibadah.

Wallahu A’lam

Baca Juga : Doa Sholat Dhuha, Dan Makna Yang Menakjubkan

Seperti Apakah Buah-Buahan Yang Ada Di Nirwana Itu?

Seperti Apakah Buah-Buahan Yang Ada Di Nirwana Itu?

Seperti Apakah Buah-Buahan Yang Ada Di Surga Itu? – Pada Postingan Sebelumnya Sudah Saya Singgung Mengenai Buah KuldiYang Ada Di Surga Saat Manusia Pertama, Nabi Adam A.S. Diciptakan Oleh Allah SWT. Saat Memasuki Akhir Zaman Kelak Kita Dihadapkan Pada 2 Hal, Surga Dan Juga Neraka. Tentu Saja Kamu Ingin Masuk Surga Bukan? Allah SWT Telah Berfirman Dalam Surat Ali Imran Ayat 133 Yang Artinya :

Pada Postingan Sebelumnya Sudah Saya Singgung Mengenai Seperti Apakah Buah-Buahan Yang Ada Di Surga Itu?
buah buahan di surga

“Dan Segeralah (Berlomba-Lombalah) Kamu Untuk (Meraih) Ampunan Dari Rabbmu Dan Surga Yang Luasnya Seluas Langit Dan Bumi Yang Disediakan Untuk Orang-Orang Yang Bertaqwa”.

Pada Postingan Kali Ini, Saya Ingin Membahas Buah-Buahan Yang Ada Di Surga. Apakah Buah Tersebut Sama Seperti Buah Yang Kita Konsumsi Selama Ini? Ataukah Justru Berbeda? Gambaran Tentang Buah Di Surga Sudah Allah SWT Jelaskan Pada Surat Al Maidah Ayat 20-24 Yang Artinya :

 Baca Juga : Tata Cara Berwudhu Yang Benar (Berurutan)

Dan (Di Dalam Surga Ada) Buah-Buahan Dari Apa Yang Mereka Pilih. Serta Daging Burung Dari Apa Yang Mereka Mau. Dan (Di Dalam Surga Itu) Ada Bidadari-Bidadari Yang Bermata Jeli, Bagai Mutiara Yang Tersimpan Baik. Sebagai Balasan Dari Apa Yang Sudah Mereka Lakukan (Di Dunia)” (Q.S. Al-Waaqi’ah Ayat 20-24).

Beberapa Ulama Ahli Tafsir Berpendapat Bahwa Buah-Buahan Di Surga Yaitu Sebagai Berikut :

1. Menurut Imam Mujahid, As-Suddy, Muqatil, Abul ‘Aliyah, Dan Adh-Dhahhak

Kelima Ulama Tersebut Berpemikiran Bahwa Buah-Buahan Di Surga Mirip Dengan Buah Di Dunia Yang Kita Konsumsi Selama Ini. Baik Itu Rupa Maupun Warnanya. Namun Dari Segi Rasa Buah Di Surga Tentunya Jauh Lebih Nikmat.

2. Menurut Ibnu Juraij Dan Imam Al-Hasan Al-Bashri

Menurut Ibnu Juraij Dan Juga Imam Al-Hasan Al-Bashri, Semua Buah-Buahan Di Surga Semuanya Lezat Dan Memiliki Bentuk Yang Indah. Tidak Ada Keburukan Sama Sekali Pada Buah Tersebut

3. Imam Qatadah Dan Ibnu Zaid6

Sementara Itu Menurut Penuturan Imam Qatadah Dan Ibnu Zaid6, Buah Di Surga Serupa Dengan Buah-Buahan Yang Ada Di Dunia, Baik Dalam Bentuk Dan Juga Nama. Akan Tetapi, Buah-Buahan Di Surga Jauh Lebih Lezat Rasanya Dan Jauh Lebih Indah Bentuknya.

Itulah Sedikit Gambaran Mengenai Buah Yang Terdapat Di Surga Kelak. Ayo Kawan, Berlomba-Lombalah Dalam Kebajikan. Perbanyaklah Ibadah Kepada Allah SWT, Niscaya Kita Termasuk Orang-Orang Yang Ahli Surga. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.

Baca Juga : Tata Cara Mandi Wajib Yang Tepat Sesuai Syariat Islam

Tata Cara Mandi Wajib Yang Sempurna Sesuai Syariat Islam

Tata Cara Mandi Wajib Yang Tepat Sesuai Syariat Islam

Saat Kamu Telah Memasuki Masa Akil Balig, Penting Sekali Untuk Mengetahui Bagaimana Cara Mandi Wajib Yang Benar Sesuai Dengan Syariat Islam. Mengingat Pada Masa-Masa Ini Kamu Akan Mengalami Mimpi Basah Sehingga Harus Mandi Wajib Untuk Mensucikan Diri Dari Hadas Besar. Allah SWT Telah Berfirman : Dan Jika Kamu Junub, Maka Mandilah (Qur’an Surat Al Maidah Ayat 6). Syaikh Abdurrahman Al Juzairi Dalam Fiqih Empat Mazhab Menjelaskan Bahwa Mandi Wajib Adalah Mengalirkan Air Thahur (Suci Dan Mensucikan) Pada Seluruh Tubuh Dengan Cara Tertentu.

Tata Cara Mandi Wajib Yang Tepat Sesuai Syariat Islam Tata Cara Mandi Wajib Yang Tepat Sesuai Syariat Islam
ilusi tata cara mandi wajib

Mengapa Kita Harus Melakukan Hal Ini?

Ada Beberapa Penyebab Yang Mengharuskan Kita Untuk Melakukan Mandi Wajib. Pertama, Saat Keluar Air Mani Yang Disertai Dengan Syahwat Baik Itu Waktu Tertidur Maupun Terbangun. Kedua Ketika Melakukan Hubungan Suami Istri. Saat Haid Dan Nifas Juga Perlu Melaksanakan Mandi Wajib.

Baca Juga : Tata Cara Melaksanakan Sholat Taubat Nasuha

Banyak Orang Yang Tidak Paham, Atau Justru Malah Salah Ketika Melaksanakan Mandi Wajib. Akibatnya, Tubuh Tidak Suci Dari Hadas Sehingga Mengakibatkan Sholat Menjadi Tidak Sah. Nah, Supaya Tidak Salah Lagi Berikut Saya Sampaikan Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar :

1. Dimulai Dengan Niat. Adapun Bacaan Niat Untuk Mandi Wajib Yaitu : 
Nawaitul Ghusla Lirof’il Hadatsil Akbari Fardhon Lillaahi Ta’aalaa
Artinya: Aku Niat Mandi Wajib Untuk Menghilangkan Hadats Besar, Fardhu Karena Allah Taala.
2. Selanjutnya, Bersihkan Kedua Telapak Tangan Dengan Cara Membasuh Tangan Kiri Menggunakan Tangan Kanan, Begitupun Sebaliknya Membasuh Tangan Kanan Menggunakan Tangan Kiri. Ulangi 3 Kali.
3. Bersihkan Kemaluan Yang Masih Terdapat Sisa-Sisa Air Mani Dan Kotoran Lainnya Pada Bagian Lubang Dan Sekitarnya.
4. Dilanjutkan Dengan Berwudhu Seperti Biasa Seperti Kita Hendak Sholat.
5. Membasuh Rambut Dan Menyela Kepala Dengan Cara Mengambil Air Dengan Kedua Telapak Tangan, Kemudian Digosokkan Ke Kulit Kepala. Siram Kepala Sebanyak 3 Kali.
6. Siram Seluruh Anggota Tubuh, Dari Ujung Kepala Hingga Ujung Kaki. Jangan Sampai Ada Satu Bagian Pun Yang Tidak Basah.
Selesai.
Demikian Sedikit Informasi Mengenai Bagaimana Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Sesuai Syariat, Semoga Bermanfaat Dan Bisa Membantu Para Pembaca. Terima Kasih.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Tahiyatul Masjid + Niatnya