Sempat Menghilang Selam Setengah Abad, Pabrikan Ini Muncul Lagi Di Prankfurt Motor Show 2015

Para pengunjung aca gelaran Frankfurt Motor Show 2015 telah mendapat sebuah kejutan yang tidak terduga-duga. Ketika para pengunjung melihat ke booth Borgward, banyak orang yang absurd dengan pabrikan kendaraan beroda empat tersebut. Pasalnya hal tersebut memang sangat masuk akal alasannya yaitu Borgward merupakan salah satu produsen otomotif yang sempat lam menghilang selama 54 tahun atau bahkan malah lebih dari setengah abad.

Dalam program gelaran Frankfurt Motor Show pada tahun ini, Borgward telah memutuskan akan kembali lagi ke kancah dunia otomotif. Sebagai tanda Kebangkitan sesudah lebih dari setengah masa pabrikan tersebut menghilang, Borgward pun sekarang kemabli hadir di Frankfurt Motor Show dengan membawa unit prototype SUV Borgward BX7. Design protoipe SUV Borgward ini dihadirkan dalam dua varian yakni BX7 dan BX7 TS untuk type yang lebih sporty. Borgward BX7 ini mempunyai panjang 4,7 m dan memperlihatkan kapasitas daerah duduk untuk tujuh penumpang.

Lalu semantara itu kabin untuk Borgward BX7 TS atau Tuoring Sport akan hadir dalam gaya premium dengan melalui jok yang dibungkus dengan daru material nappa dengan memakai tekstur corak berlian. Dan selain itu Borgward BX7 merancang dingklik BX7 TS dengan memakai pilihan konfigurasi untuk lima, enam, atau tujuh penumpang.

Sedangkan untuk bab jantung mekanisnya, Borgward telah mempersenjatai kosep BX7 dengan memakai mesin bensin dengan 4 silinder dengan kapasitas 2.0 liter T-GDI turbocharged. Dan mesin tersebut telah dikombinasikan dengan girboks manual dengan 7 percepatan manual atau 6 percepatan otomoatsi. Namun meski kapasitas mesinnya masih tergolong kecil jikalau dibandingkan dengan kendaraan beroda empat SUV lain, namun mesin Borgward BX7 dan Borgward BX7 TS sudah termasuk mesin yang tergolong sudah memakai teknologi tinggi.

Mesin yang dipakai pada kendaraan beroda empat Borgward BX7 dan juga BX7 TS ini bisa menghasilkan tenaga sebesar 220 tenaga kuda pada 5.000 rpm dan torsi maksimal mencapai 300 Nm dalam perputaran 1.750-5.500 rpm. Jika kita melihat dari besar an tenaganya, mesin yang dimiliki oleh Borgward BX7 TS ini sudah sangat seimbang dengan kendaraan beroda empat type SUV lainnya yang mempunyai kapasitas 2,0 liter. Sedangkan Borgward sendiri telah memastikan bahwa mesin yang dipakai pada BX7 itu bisa berakselerasi dari kecepatan 0-100 km/jam hanya dalam waktu 10 detik saja dengan kecepatan maksimal lebih dari 200 km/jam.

Sedangkan Borgward sendiri semenjak tahun 1929. Setelah hampir setengah masa pabrikan kendaraan beroda empat tersebut menghilang, sekarang pabrikan yang berasis di Breme, Jerman tersebut kin telah mulai kembali mencoba untuk bangun dan kembali eksis di dunia otomotif.

Honda Sonic Bisa Bersaing Ketat Denga Suzuki Hero Fu

Strategi yang di lakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) yang telah membuat produk terbaru pada tahun ini yakni yakni membuat jenis motor belibis ayago terbaru telah terbukti sangat jitu. Dalam beberapa hari sehabis peluncuran produk motor terbarunya yang juga menjadi salah satu produk motor andalan PT AHM yakni yang diberi nama Honda Sonic 150R telah menghasilkan catatan penjulan yang kian meningkat. Dan bahkan motor belibis Sport buatan Honda yang sudah usang dianti-nantikan oleh kalangan para pecinta otomotif Indonesia tersebut telah berhasil mengimbangi rival utamanya yakni Suzuki Satria Fu.

Menurut data distribusi wholesale di bulan Agustus, Honda Sonic 150R telah berhasil terjual sebanyak 8.420 unit. Sedangkan untuk lawan utamanya sang penguasa motor belibis kelas 150 cc pada beberapa tahun kemudian Suzuki bisa menjual sebanyak 8.692 unit Suzuki Satria Fu. Dan diman raihan angka penjulan Honda Sonic terebut memang sudah tergolong cukup baik untuk bulan pertama sehabis peluncuran Honda Sonic 150R. bahkan angka tersebut telah berhasil melekat ketat sanga rival utamanya besutan ari Suzuki yakni Satria Fu.

Menariknya dari ditribusi wholesale pada bulan yang sama dan tahun yang sama ternyata Yamaha malah semakin jauh meninggalkan kedua pesaingnya tersebut. Dan dimana PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) telah berasil menjual belibis sport kelas 150 cc andalannya yakni MX King dengan total penjualan sebanyak 14.552 unit. Namun meski bahwasanya Yamaha MX King berada pada kelas yang agak berbeda dengan Suzuki Satria FU dan Honda Sonic 150R, namun produk dari Yamaha tersebut harus patut diwaspadai oleh kedua pabrikan tersebut.

Sebuah catatan angka yang tergolong baik dari Honda Sonic 150R yang mana  notebene merupakan pendatang baru, hal tersebut lah yang membuat bahaya serius bagi Suzuki Satria FU. Maka dengan hal tersebut yang mengakibatkan salah satu alasan berpengaruh bagi Suzuki untuk membuat generasi gres dari Suzuki Satria FU.

Dari beberapa media otomotif local telah memberitakan bahwa pada dikala ini PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dikala ini telah mulai melaksanakan persiapan untuk generasi belibis ayago andalan mereka. Dan di kabarkan pula PT SIS juga akan membaharui dapur pacu Suzuki Satria FU dengan meninggalkan sistem karburator yang berbah dengan memakai teknologi Fuel Injection (FI). Dan bahkan pada beberapa dikala kemudian telah dikabarkan bahwa PT SIS telah mulai melaksanakan uji coba terhadao Suzuki Satria FU injeksi tersebut di Cikareng, Jawa Barat pada final bulan Agustus lalu. Maka denga persiapan tersebut, Suzuki hanya tinggal mencari momen yang sempurna biar Suzuki Satria FU kembali menguasai pasar motor belibis kelas 150 cc nasional.

Seri Terbaru Vulcan 900 Classic Akan Di Luncurkan Pada Bulan Depan

Kawasaki di kabarkan akan masih terus melaksanakan perombakan kepada line up motor-motor mewahnya. Dan pada kali ini yang kebagian untuk melaksanakan perombakan menjadi seri terbaru ialah varian Cruiser Classic yang cukup fenomenal di kalangan masyarakat para pecinta otomotif yakni ialah All New Vulcan 900 Classic. Menurut kabar dari harian Response, motor dengan genre Cruiser Classic tersebut akan diluncurkan pada tanggal 1 Oktober 2015 mendatang.

Berdasarkan dari isu yang beredar, All New Vulcan 900 Classic ini akan mempunyai mesin yang sangat tangguh yakni dengan memakai mesin V-Twin yang berkapasitas 900 cc water cooled. Dan selain itu All New Vulcan 900 Classic juga akan dilengkapi dengan memakai fitur Handle Bar yang lebar dan jok bemodel daerah duduk yang cukup luas, maka dengan memakai model jok tersebut akan mengatakan rasa kenyamanan yang ekstra kepada para pengendara ketika dikala melaksanakan berkendara dalam perjalanan yang jauh sesuai dengan segmennya sebagia motor cuiser.

Sedangkan untuk duduk perkara spesifikasi yang lebih mendalam lagi, Kawasaki masih akan mempertahankan spesifikasi yang dinilai Kawasaki masih sangat mumpuni untuk menggempur pasar Cruiser. Dan itu artinya perubahan yang di lakukan oleh Kawasaki terhadap All New Vulcan 900 Classic tidak akan di lakukan secara keseluruhan melainkan hanya sebagian saja. Kawasaki hanya melaksanakan perubahan kecil saja yakni hanya warna dan grafis pada seri terbaru Vulcan tersebut.

Dan nantinya kawasaki akan mengatakan All New Vulcan 900 Classic dengan corak warna dengan pilihan warna terbaru yakni menyerupai New Mettalic Red dan Mettalic Graphite Gray, menggantikan corak cat lamanya yakni Mettalic Cabon Gray.

Sedangkan Kawasaki Vulcan 900 Classic sendiri pertama kalinya di hadirkan pada tahun 2006 silam dengan membawa Cruiser Classic, semenjak pertama kalinya dipasarkan Vulcan 900 Classic menjadi salah satu varian Cruiser Classic yang paling di minati dan paling popular di dunia. Kawasaki Vulcan 900 Classic sendiri telah mempunyai cirri khas khusus yakni pada penggalan eksteriornya dengan memakai bentuk knalpot dan jok yang sudah di rancang denga fututristik, peredam kejut bermodel miring, dan sayap belakang yang memanjang. Dengan hal tersebut lah yang menimbulkan motor ini menjadi sangat digemari oleh masyarakat dunia alasannya menampilkan aura Cruiser yang sangat gagah. Kawasaki Vulcan 900 Classic juga sangat populer dengan aura mesinnya yang terdengar sangat merdu dari mesin V-Twin 900 BE yang di rancang oleh Kawasaki.

Nilai 0 Untuk Hyundai Grand I10 Pada Ketika Test Berkelahi Di Amerika Latin

Hyundai India pada ketika ini sendang mengalami persoalan yang cukup sulit, terkait dengan kendaraan beroda empat kembangannya yakni Hyundai Grand i10 yang pada beberapa waktu kemudian telah mendapat hasil yang sangat jelek pada ketika di test laga oleh latin NCAP. Latin NCAP itu sendiri merupakan salah satu forum yang mempunyai kiprah untuk menguji coba kendaraan beroda empat yang akan masuk kepasaran otomotif Amerika Latin. Hyundai Grand i10 buatan India itu rencananya akan dipasarkan di pasaran Chile, namun dengan adanya persoalan tersebut nampaknya kemungkinan besar planning tersebut akan di cancel terlebh dahulu.

Latin NCAP telah memberikan sebuah kabar yang cukup memperihatinkan untuk Hyundai Grand i10, yakni nilai 0 ketika dilakukan test laga untuk Hyundai Grand i10. Dan dimana yang di uji coba oleh Latin NCAP pada kali ini ialah kendaraan beroda empat versi paling murah dari Hyundai Grand i10, yang diman dalam varian tersebut tidak disematkannya airbag dan tidak ada ABS serta EDB, tidak mempunyai stability control, tidak dilengkapi jok kendaraan beroda empat ISOFIX, benar-benar tidak ada fitur penunjang lainnya. Hanya saja disematkannya sebuah rem, kerangka, dan sabuk pengaman sebagai fitur keselamatan yang paling biasa.

Dari hal tersebut sangat lah kontras dengan varian Hyundai Grand i10 yang dipasarkan di pasaran Eropa. Dan dimana pada Hyundai Grand i10 yang dipasarkan di eropa telah mendapat bintang 4 Euro NCAP, pasalnya kendaraan beroda empat tersebut mempunyai fitur keselamatan yang sangat mumpuni, contohnya menyerupai 4 airbag, fitur ABS dan EDB, stability control, jok ISOFIX dan fitur anti skid technology. Latin NCAP pun telah merilis sebuah kabar mengenai varian yang akan di pasarkan di pasaran otomotif Chile yang mempunyai kerangka yang lebih lemah dibandingkan dengan varian Hyundai Grand i10 yang di pasarkan di Eropa.

Akibatnya hal tersebut, Alejandro Furas selaku Sekjen Latin NCAP, menghimbau kepad perusahaan kendaraan beroda empat di Amerika Latin untuk lebih berkomitmen terhadap keselamatan izin layak jual bagi kendaraan yang lolos standar uji tes laga biasa di PBB. Dan Fursa juga meminta keapada pemerintah Amerika Latin semoga untuk selalu menaati segala peraturan dari PBB demi keamanan dan keselamatan para warga Amerika Latin ketika berkendara dengan memakai kendaraan pribadi.